« pencarian seseorang dalam keputusasaan | Main | hadiah ulang tahunku ke-21 »

cerita dari tebing citatah 125

hari jum'at yang lalu 11 april 2008, anak-anak dari sekre: saya, boleng, widha, dan prita berkunjung kembali ke tebing citatah 125 untuk melakukan pemanjatan. Kami berempat berangkat dari sekre pagi-pagi mengingat waktu hanya 1 hari dan jika sore sudah mulai turun hujan. setibanya di lokasi yang memakan waktu sekitar 2 jam menggunakan bus, saya tercengang melihat perubahan yang ada. lapangan yang dulu ada di dekat pintu masuk, sekarang sudah dikeruk habis sehingga jalan yang dahulu dapat langsung menuju tebing harus dibelokkan mengelilingi daerah kerukan tersebut karena memang sudah dipagari. memang sudah sekitar satu tahunan saya tidak ke sana. dan perubahan yang terjadi memang membuat saya terkejut. di tebingnya sendiri sekarang ada papan peringatan yang menerangkan bahwa tingginya resiko dari panjat tebing yang dikeluarkan oleh skygers.

selain kami, ternyata ada pula tim lain yang sedang melakukan pemanjatan di sana, yaitu sispala dari bandung. kami kurang beruntung pikir saya. ada sekitar duapuluh orang dari mereka. jalur dadali - jalur yang  cukup mudah sudah mereka gunakan. dan jalur di sebelahnya yang tingkat kesulitannya lebih tinggi dari jalur dadali juga sudah digunakan. akhirnya kita memutuskan untuk menggunakan jalur aritificial. yang menjadi leader pada jalur itu adalah boleng. setelah selesai, dan kami semua sudah mencoba jalur tersebut, kami pun memutuskan untuk pindah tempat mencoba jalur yang lain mengingat hari masih siang.

jalur kedua pun telah dipilih dan tingkat kesulitannya pun lebih sulit. jalur kedua ini merupakan jalur sport karena sudah ada hanger yang terpasang. kembali boleng menjadi leader. tapi memang betul tingkat kesulitannya lebih tinggi, terlihat dari bentuk tebing. dari ground sudah langsung overhang sekitar 60 derajat 2 meter ke atas. akhirnya setelah kami bergantian, hanya satu hanger yang berhasil terpasang. hari pun sudah hampir gelap dan hujan sudah mulai turun. kami pun menghentikan pemanjatan dan kembali pulang ke bandung. walaupun hanya satu hari dan hanya dua jalur yang kami panjat, perjalanan kali ini sungguh bermakna.

                            

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


April 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

Categories